2.Mie Ayam
Deskripsi Mie Ayam
Mie Ayam adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari mie gandum yang dibumbui dengan daging ayam yang biasanya dipotong dadu.Hidangan ini banyak terpengaruh dengan teknik penyajian kuliner yang di gunakan dalam hidangan Tionghoa.Di Indonesia mie ayam merupakan hidangan Tionghoa Indonesia yang sangat terkenal.Mie ayam sering dijual sebagai hidangan jalanan oleh pedagang kaki lima dengan gerobak keliling sederhana,yang biasanya berkeliling di jalan-jalan sekitar perumahan warga.Mie ayam juga merupakan hidangan populer yang di sajikan di warung makan kecil pinggir jalan, hingga makan besar.
Jenis Mie lain seperti bihun dan kwetia (mi pipih) mungkin bisa disajikan dengan resep yang sama sebagai pengganti mi ayam. Kwetiau ayam dan bihun ayam biasanya memiliki resep yang hampir sama dengan mi ayam, tetapi dengan mengganti mi gandum kuning dengan mipipih atau bihun. Di Indonesia, mi ayam sering dibumbui dengan kecap dan minyak ayam, yang terbuat dari campuran lemak ayam dan rempah-rempah (cengkeh, lada putih, jahe, dan ketumbar), dan biasanya disajikan dengan kuah kaldu ayam.Beberapa varian lokal mi ayam misalnya mi ayam Bangka, mi ayam kampung Jakarta, dan mi ayam Wonogiri.
Asal Usul Mie ayam ini awalnya adalah bakmi, hidangan mie khas Tiongkok Selatan, khususnya daerah Fujian dan Guandong. Hidangan ini mulai masuk ke Indonesia karena banyaknya masyarakat asal China yang merantau dan menetap di Indonesia.
Berikut Cara Pembuatan Mie Ayam:
Bahan-Bahan:
-1 ekor ayam
-300 gram mie basah/mie telur
-1 batang serai, memarkan
-1 cm kunyit
-1 ruas jari jahe, memarkan
-1 sendok makan kecap asin
-1 sendok teh merica
-2 butir kemiri disangrai
-3 lembar daun salam
-3 sendok makan kecap manis
-5 siung bawang putih
-8 butir bawang merah
-garam secukupnya
-gula secukupnya
Bahan minyak untuk mie ayam:
-100 ml minyak sayur
-3 siung bawang putih, cincang
-50 gram kulit dan lemak ayam
Kuah Kaldu:
-Tulang ayam, kepala, leher.
-garam secukupnya
-merica secukupnya
-1 1/2 liter air
Bahan pelengkap:
-bawang goreng secukupnya
-daun bawang secukupnya, iris halus
-sawi hijau secukupnya, potong dan rebus
Cara membuat:
1.Untuk membuat toping ayam, pisahkan ayam dari tulang dan kulitnya. Sisihkan kulit dan tulangnya untuk membuat kaldu serta minyak ayam nanti. Potong dadu daging ayam.
2.Tumis bumbu halus, serai, jahe, dan daun salam dengan sedikit minyak. Setelah aromanya harum, masukkan daging ayam. Tumis hingga berubah warna.
3.Tambahkan kecap, merica, garam, gula dan air kaldu secukupnya. Masak sampai bumbu meresap dan airnya menyusut.
4.Untuk membuat minyak ayam, tuang minyak sayur di wajan. Masukkan kulit dan lemak ayam. Masak dengan api kecil hingga kulit dan lemak ayam kering. Angkat kemudian masukkan bawang putih cincang. Masak sampai bawang putih garing. Minyak ayam pun siap digunakan.
5.Untuk membuat kuah mie ayam, rebus tulang, kepala, dan bagian-bagian tubuh ayam yang lain dengan air. Bumbui dengan garam dan merica secukupnya. Masak dengan api kecil sampai sari-sarinya keluar. Jika kaldu sudah terlihat keruh, matikan api dan tunggu sampai agak dingin. Saring kaldu dan sisihkan.
6.Siapkan mangkuk, kemudian tuangkan satu sendok makan minyak ayam, satu sendok teh kecap ikan, dan 1/2 sendok teh merica.
7.Masukkan satu porsi mie yang sudah direbus dan aduk rata dengan bumbu.
8.Beri topping ayam dan sawi yang sudah direbus.
9.Taburi mie dengan daun bawang dan bawang goreng.
10.Sajikan mie ayam dengan saus sambal, saus tomat, dan kaldu ayam di wadah terpisah. Bisa juga langsung disiram dengan kuah.
